Jepang memiliki hari-hari special yang dirayakan oleh orang Jepang setiap tahunnya. Dan kebanyakan hari spesial tersebut dijadikan hari libur nasional di Negara Jepang. Tapi ada salah satu hari spesial yang ternyata bukan hari libur di Jepang. Namanya adalah 節分 (dibaca: Setsubun).  

Setsubun adalah Hari yang menandai berakhirnya musim Dingin (冬) dan sebagai permulaan memasuki Musim Semi (春) di Jepang. Diartikan juga sebagai Hari sebelum dimulainya Musim Semi. Hari Setsubun ini memiliki arti bahwa dengan merayakan hari ini dengan melakukan berbagai kegiatan yang menjadi “syarat” agar di tahun berjalan tersebut orang Jepang dapat menjadi lebih makmur dan senantiasa diberi kesehatan.

Setsubun ini setiap tahun jatuh pada tanggal 3 February. Pada jaman dulu ada sebutan juga yaitu 立春 (dibaca : Risshun) yang berarti Hari dimulainya Musim Semi (Spring) di Jepang. Pada kalender lama Jepang yang jatuh pada tanggal 4 Februari setiap tahunnya. Lalu apa saja kegiatan yang dilakukan ?

  1. Mamemaki

Merupakan kegiatan dimana Orang Jepang melempar biji kacang kedelai panggang Jepang yang disebut 大豆 (diabaca Dai Zu) ke daerah luar rumah. Hal ini memliki esensi bahwa dengan melempar biji kacang kedelai tersebut, akan mengenai yang Namanya 鬼 (Oni) yang berarti setan yang membawa bencana. Sehingga Oni keluar dari rumah, biasanya dengan mengucapkan 鬼は外、福は内 (Oni wa soto, Fuku wa Uchi) yang artinya Makhluk Jahat di luar, Keberuntungan datang masuk ke dalam.  Setelah itu jangan lupa makan biji kacang kedelai panggang tersebut sebanyak umur kita, misalnya umur 20 tahun, kita makan 20 biji.

  1. Ehoumaki

Ehomaki adalah makanan yang biasanya kita sebut Maki Sushi dan hanya saja pada hari Setsubun ini tidak dipotong-potong. Isinya ada macam-macam, seperti sashimi, timun, wortel, telor, udang , dan labu kering. Panjangnya sekitar 20 cm yang harus dimakan secara utuh hingga habis pada saat hari Setsubun tersebut. Esensinya adalah agar kita mendapatkan keberuntungan secara utuh di tahun tersebut, Ketika Makan kita dilarang untuk berbicara hingga Ehomaki tersebut habis.

Demikianlah singkat cerita mengenai hari Setsubun di dalam Budaya Jepang. Semoga memberikan pengetahuan baik untuk teman-teman pembaca yang mampir di post ini.

error: Konten ini di lindungi ! Kontak admin jika ingin mengambil konten ini.